Ketahui Jenis Layanan dan Prosedur Pengobatan Gigi di Puskesmas Cilandak

Pengobatan gigi merupakan salah satu dari jenis layanan di Puskesmas Cilandak yang memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut.  

Puskesmas Cilandak terletak di Jl. Komplek BNI 1946 No. 57, Kec. Cilandak, Jakarta Selatan ini memang memiliki poli gigi yang menangani berbagai permasalahan gigi dan mulut yang terbilang lengkap.

Biaya pengobatan gigi di Puskesmas pun sangat terjangkau, mulai dari Rp10 ribu saja. Bahkan, Anda juga bisa mendapat pemeriksaan ini secara gratis menggunakan BPJS Kesehatan. Syaratnya, Anda hanya perlu menjadikan Puskesmas Cilandak sebagai faskes tingkat pertama. 

Perawatan gigi ini memiliki syarat bukan untuk keperluan estetika, tetapi memang sesuai kebutuhan. Lalu, bagaimana ketentuan untuk mendapat layanan perawatan gigi di Puskesmas Cilandak? 

Jenis Pemeriksaan Gigi di Puskesmas Cilandak

Meskipun hanya sebagai faskes tingkat pertama, layanan pemeriksaan gigi di Puskesmas Cilandak terbilang lengkap. Berikut ini beberapa jenis pemeriksaan gigi yang bisa dilakukan di Poli Gigi Puskesmas Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan: 

Tambal Gigi

Prosedur penambalan gigi di Puskesmas Cilandak bertujuan untuk memperbaiki kondisi gigi yang berlubang. Selain itu, prosedur penambalan gigi juga memiliki beberapa tujuan dan manfaat seperti berikut ini.

  • Mengembalikan bentuk serta fungsi gigi.
  • Mampu mengurangi jumlah bakteri aktif di dalam mulut.
  • Mempertahankan struktur gigi dan memperpanjang umur gigi.
  • Mempertahankan bentuk tulang rahang hingga kontur wajah.
  • Memperbaiki gigi retak, patah atau terkikis akibat kebiasaan tertentu.

Adapun biaya tambal gigi di Puskesmas Cilandak berkisar mulai dari Rp150 ribu hingga Rp300 ribu tergantung dengan tingkat kerusakannya. Kalau peserta BPJS Kesehatan tidak akan dikenakan biaya sepeser pun.  

Cabut Gigi Bungsu

Salah satu alasan mengapa seseorang harus mencabut gigi geraham bungsu yaitu karena pertumbuhan gigi tersebut miring atau tidak sesuai pada umumnya.

Secara umum dan normal biaya atau tarif cabut gigi di Puskesmas berkisar hanya Rp 500 ribu – Rp 1 juta, ini jelas berbeda jika Anda cabut di rumah sakit atau klinik di mana bisa mencapai Rp 2 – 5 juta.  

Scaling Gigi

Pembersihan karang gigi juga bisa Anda lakukan di Puskesmas Cilandak. Biaya untuk melakukan prosedur ini memang bervariasi, namun rata-rata berada di angka ratusan ribu rupiah. 

Bahkan, jika Anda merupakan peserta BPJS, biaya untuk cuci gigi bisa gratis.

Apa saja Prosedur yang Ditanggung BPJS?

Menurut BPJS Kesehatan No 1 Tahun 2014 Pasal 52 Ayat 1, perawatan gigi dan mulut yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan adalah sebagai berikut :

  • Administrasi pelayanan, meliputi biaya pendaftaran pasien dan juga biaya administrasi lainnya yang terjadi selama proses perawatan atau pelayanan kesehatan pasien.
  • Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis yang berhubungan dengan kesehatan gigi.
  • Pramedikasi, pemberian obat-obatan yang dilakukan sebelum tindakan anastesi atau pembiusan sebelum operasi.
  • Kegawatdaruratan oro-dental.
  • Pencabutan gigi sulung dengan anastesi topikal atau infiltrasi.
  • Pencabutan gigi permanen tanpa penyulit.
  • Obat-obatan pasca pencabutan gigi (ekstraksi).
  • Penambalan dengan bahan komposit atau GIC.
  • Pembersihan karang gigi atau scaling gigi setahun sekali.

Selain itu, BPJS kesehatan juga memiliki layanan tambahan berupa tanggungan untuk seseorang yang akan melakukan pembuatan gigi palsu. Namun, tidak semua pembuatan gigi palsu ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Hanya pada kondisi tertentu saja BPJS dapat menanggung pembuatan gigi palsu. Terdapat batasan karena dana yang digunakan berbentuk subsidi.

Prosedur Pengobatan Gigi di Puskesmas Cilandak

Jika Anda ingin memanfaatkan layanan pemeriksaan gigi di Puskesmas Cilandak, berikut ini langkah yang harus ditempuh:

  • Mendatangi dan melakukan pendaftaran di Poli Gigi Puskesmas Cilandak
  • Petugas ruang periksa memanggil pasien sesuai urutan rekam medis
  • Petugas menanyakan ulang identitas pasien disesuaikan dengan rekam medis pasien
  • Petugas melakukan anamnesa pasien
  • Petugas melakukan pemeriksaan tanda vital dan pemeriksaan fisik pasien
  • Petugas mencatat hasil anamnesa dan pemeriksaan tanda vital ke rekam medis.
  • Petugas menyerahkan rekam medis ke dokter gigi.
  • Dokter gigi menanyakan identitas pasien sesuaikan dengan rekam medis
  • Dokter gigi menanyakan ulang dari anamnesa yang tertulis di rekam medis
  • Dokter gigi melakukan pemeriksaan fisik dan melakukan tindakan yang diperlukan
  • Dokter gigi membuat rencana rujukan (internal dan eksternal) jika diperlukan
  • Dokter gigi mencatat hasil pemeriksaan fisik dan penunjang dalam rekam medis dan dimasukkan ke aplikasi E-Puskesmas
  • Pasien menerima resep dan dipersilahkan menuju ruang apotek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *