Tenggorokan Bengkak Pada Anak, Apa Yang Harus Dilakukan?

Bila anak mengaku merasa sakit ketika menelan, tidak mau makan dan rewel, bisa jadi itu tanda-tanda dari  tenggorokan bengkak pada anak atau yang umumnya sering disebut dengan radang tenggorokan. Ada beberapa cara mengobati radang tenggorokan secara alami yang dapat dilakukan di rumah maupun pengobatan secara medis.

Globus sensation dapat menyebabkan perasaan mengganjal di tenggorokan.

Selain sakit ketika menelan, tanda-tanda radang tenggorokan pada anak bisa juga berupa tenggorokan terasa kering dan gatal, disertai sakit kepala, badan terasa lelah, dan nyeri otot. Radang tenggorokan atau faringitis paling sering menyerang anak-anak serta remaja, dan umumnya disebabkan oleh virus, meski bisa juga diakibatkan oleh bakteri.

Beberapa cara bisa Anda lakukan sendiri untuk menangani penyakit radang tenggorokan pada anak secara alami, di antaranya

  1. Minum air hangat

Anda dapat memberikan anak teh hangat yang dicampur madu. Namun, beberapa jenis minuman dingin, seperti seperti jus apel segar dan es krim, diduga juga dapat meredakan radang tenggorokan pada anak. Namun, jangan memberikannya buah jeruk, air jeruk, atau jus jeruk, karena dapat menyebabkan iritasi tenggorokan anak Anda.

  1. Berkumur dengan air garam

Hal ini dapat membantu meringankan gejala radang tenggorokan pada anak. Namun, perhatikan usia anak. Anda bisa meminta anak yang sudah memasuki usai sekolah untuk berkumur dengan air garam. Caranya dengan mencampur sekitar ¼ hingga ½ sendok teh garam dengan segelas air putih. Aduk hingga larut, kemudian gunakan untuk berkumur.

  1. Gunakan vaporizer atau humidifier di kamar tidur

Anda juga bisa bisa melembapkan udara sekitar ruang kamar anak agar dapat meredakan radang tenggorokannya. Pastikan juga agar filter-nya tetap bersih, karena filter yang kotor dapat menambah banyaknya kuman di udara.

Penanganan tenggorokan bengkak pada anak memang dapat dilakukan secara alami. Meski begitu, jika sudah ditangani dengan alami dan tidak kunjung membaik, Anda bisa melakukan pengobatan secara medis. Ada beberapa pengobatan medis yang bisa dipakai untuk meredakan tenggorokan bengkak atau radang pada anak. Akan tetapi, Anda tetap harus memperhatikan jenis dan dosis yang akan diberikan, meski obat ini bisa dibeli di apotek secara bebas.

  1. Gunakan obat pereda nyeri

Bila sakit karena radang tenggorokan sudah mengganggu, Anda bisa memberikan obat pereda nyeri atau analgesik. Untuk anak, berikan ibuprofen dan paracetamol, terutama bila radang tenggorokan disertai dengan demam pada anak. Dosis paracetamol dan ibuprofen disesuaikan dengan kondisi anak. Bila radang tenggorokan disertai demam, dosisnya 10 ml per hari. Pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan sebelum memberikan obat pada anak. Selain ibuprofen dan paracetamol, aspirin juga termasuk ke dalam kelompok obat pereda nyeri.

Namun, pemberian aspirin pada anak sangat membahayakan dan bisa memberi efek buruk pada kesehatan. Mengutip dari NHS, penggunaan aspirin pada anak bisa memicu sindrom Reye yang membuat pembengkakan pada hati dan otak.

  1. Antibiotik

Perlu hati-hati bila ingin memberikan obat antibiotik pada anak saat mengalami radang tenggorokan. Pasalnya, kebanyakan sakit tenggorokan disebabkan oleh infeksi virus, sementara antibiotik digunakan bila ada infeksi bakteri. Penggunaan antibiotik diresepkan oleh dokter bila anak mengalami sakit tenggorokan parah, seperti demam berdarah dan demam rematik. 

Bila anak mengalami infeksi bakteri tanpa terkena demam rematik, biasanya antibiotik tidak dibutuhkan. Jika dokter meresepkan antibiotik, pastikan menghabiskan obat tersebut walau gejalanya sudah membaik.

Itulah cara pengobatan yang bisa dilakukan jika terjadi tenggorokan bengkak pada anak – anak. Bila anak mengalami ini, Anda jangan panik dan tetaplah tenang. Cari tahu penyebabnya terlebih dahulu sehingga nanti bisa menentukan pengobatan seperti apa yang ingin dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *